Kedaisianam, sch.id. Media sosial telah menjadi fenomena yang mendominasi kehidupan remaja saat ini. Dengan cepatnya perkembangan teknologi, generasi muda semakin terhubung dengan platform media sosial seperti Instagram, Facebook, Twitter, dan TikTok, sangat disayangkan, perkembangan teknologi saat ini, tidak dibarengi dengan kematangan pengetahuan dan pemahaman remaja atau anak muda kita, sehingga sangat banyak dari berbagai sumber, remaja kita rusak akan hal tersebut, ini menjadi alarm bagi kita semua.
Fenomena diatas, diperparah oleh mencuat dan banyaknya bermunculan platform judi online, atau yang dikenal dengan istilah " SLOT " bak di sambar petir disiang hari memang, bila melihat fenomena remaja atau anak muda saat ini.
ini harus menjadi perhatian besar bagi semua kalangan, mulai dari praktisi pendidikan, hukum dan lain sebagainya, harapannya dapat menemukan solusi jangka pendek dan panjang atas fenomena remaja atau anak muda saat ini.
Dari uraian singkat atas fenomena di atas, pentolan Wakil 1 Putri Kabupaten Batu Bara Adinda Syahfitri angkat bicara dan singgung MA Al Washliyah Kedaisianam.
" Saat ini, saya rasa semua kalangan telah memperhatikan bagaimana fenomena yang menimpa remaja atau anak muda saat ini, sebagai wakil 1 Putri batu bara, saya juga turut memperhatikan dan mengamati fenomena fenomena yang telah meluluhlantakkan kondisi remaja atau anak muda kita, harus ada kerja kolektif dalam pencegahannya, paling tidak kita minimalisir fenomena itu. kata dinda
"Relevansinya terhadap MA Al Washliyah Kedaisianam ialah, saya tau madrasah ini fokusnya dibidang agama, bila ditarik jauh kebelakang fenomena yang telah menimpa dan menjamur di kalangan remaja kita, sangat tepat bila diselesaikan dengan perspektif yang ditawarkan oleh agama kita, karena tentunya dalam pengajaran dan pendidikan di madrasah ini, sangat sarat akan firman dan hadist hadist nabi, harapannya, atas pengajaran dan pendidikan tersebut remaja kita terbentengi dari banyaknya pengaruh yang muncul dari sosial media, pergaulan bebas dan seterusnya. tambah dinda
" dengan berfokus di bidang agama dan tanpa mengesampingkan bidang umum, saya rasa madrasah ini, tepat bagi remaja atau anak muda yang ingin melanjutkan tingkat SMA dan merasakan pendidikan agama tapi tetap gaul atau tidak ketinggalan tren, itu perspektif kabanyakan anak muda saat ini. tegasnya.